CINTA YANG RUSAK ..

LOVE IS BROKEN !!

      “kamu berubah ..” kataku berusaha menenangkan diri .
      “maaf ya aku lagi sakit, aku mau tidur” Rival menjawab dengan nada bicara malas2an . aku berusaha untuk tetap menjaga emosionalku . kumatikan handphone dan segera mencuci muka.
      “ya Allah ada apa si ini sebenarnya ? kenapa rival setega ini pada ku ? apa aku punya salah ?” tanyaku disela2 doa yang ku panjatkan . aku sedih sekali ..
      Keesokan harinya ..
      “sayang, gimana keadaan kamu ?” aku berusaha melupakan kejadian semalam . hanya Deliv sudah kudapat, lalu Read, lalu tak ada balasan . nyesss sumpahhh . siang ku coba lagi . “sayang, jangan lupa makan ya ” dan lagi2 yang kudapat seperti itu . deliv-read tanpa balasan . aku serasa ini nangis, tp aku sudah janji tidak akan mau lagi menangis karna cowok.
      Aku coba untuk bersabar, sehari .. dua hari .. aku tidak menghubunginya dan apa yang terjadi ? ia juga tidak mencoba menghubungiku . tak kuat dengan situasi ini, aku memutuskan untuk menghubunginya . aku menelepon dia .
      “haloo .. aa rivalnya sedang maen” ucap suara seberang .
      “main kemana ya de?” tanyaku lembut .
      “gak tau, dari pulang kerja langsung maen” . terdengar ada suara pria mengatakan bilang ini adek nya aa rival . lalu perempuan itu melanjutkan katanya-katanya “ini adeknya aa rival .
      Disini aku merasa curiga. Suara siapa tadi ? apa suara rival ? “oh yasudah, nanti bilangin sama a rival ya, tadi intan telepon”
      “iya ..” dan telepon terputus begitu saja . huh tidak sopan !! gerutuku .
      Aku masih memikirkan suara siapa tadi ? apa memang rival sudah tidak mau lagi berhubungan dengan ku ? aku salah apa ? dan kalau memang dia udah gak sayang, harunya putusin aku ! jangan ngegantung kaya begini ! omelku sesaat .
      aku resah dengan ketidak pastian ini, aku merasa seperti orang bodoh yang sedang di permainkan . aku takut kalau memang benar rival sudah tidak mencintaiku .. hati ku pun menangis, tetapi tidak untuk mataku . aku terus menahan segala uap air yang terbendung ini .
      “yang, aku mau bicara sama kamu, sebentar aja .. kapan kamu ada waktunya ?” sakit sekali rasanya mengetik chat seperti itu .
      Lama sekali tak ada balasan . aku sudah pasrah  . kalau memang ini akhirnya, tapi hatiku bagaimana ? apa harus terlantar seperti ini ?
      handphone ku berbunyi menandakan ada pesan masuk . aku membukannya  “yaudah mau dimana ?” katanya .
      “terserah kamu aja”
      Malam telah tiba, namun tak ada balasan pun yang masuk . sesak rasanya huhhh . aku telepon dia lagi aja, aku lelah seperti ini .
      “iya ?” jawab rival
      “kemaren kok aku telepon kamunya gak ada ?” tanyaku
      “iya aku main” jawabnya dingin
      Aku merasa seperti memang ada yang gak beres. “kenapa chat aku gak dibales ?”
      “ini baru mau bales, eh kamunya keburu telepon” jawabnya .
      Enak sekali dia bicara, basi sumpah !! umpat hatiku . aku mulai bicara lagi . “ kenapa kau gak ngabarin aku ? bbman bisa, facebookan bisa, tp ngabarin aku aja gak pernah bisa !” aku mulai emosi .
      “yah terus kenapa ?” nadanya menaik, aku kaget . selama 7 bulan menjalani hubungan dengannya baru kali ini dia sekasar ini . gejolak air mata rasanya ingin sekali menetes . dan lagi-lagi kutahan semua itu .
      “oh ternya bener ya apa yang aku rasa, kamu anggap aku ini apa ? heyy aku pacar kamu !”
      “udahlah kalo mau ngomongin ini nanti aja pas ketemu! Jangan disini bisa kan ?” katanya sombong .
      “aku mau tau sekarang, kenapa kamu bersikap begini sama aku ? aku salah apa ?”
      “kan aku udah bilang, jangan lewat telepon ! gak ngerti banget si !” bentak dia .
      “aku gak mau nanti-nanti ! aku mau sekarang . biar aku tau !” ku balas bentakkannya .
      “pikir deh !!”
      Aku coba mengalah, aku tidak bisa melanjutkan perdebatan ini . aku tidak mau dia merasakan aku hancur . aku kuat ! “yaudah kapan bisa ketemu ?” ku alihkan pembicaraan .
      “terserah”
      “malam minggu jam 9 di tempat biasa !” kataku .
      “oke”
      Semalaman aku tidak bisa tidur, rasanya mau marah, nangis, apalagi saat aku ingat dan lihat kenangan-kenangan manis itu . sungguh ini menyiksaku . aku bodoh sudah terlalu mencintainya .
      tepat malam minggu jam 9 aku sudah datang ketempat biasa kami datangi . kucari sosoknya, dan tak kutemui . 5 menit .. 30 menit .. 1 jam .. pria itu pun tak kunjung datang . ku telepon dia . “jadi datang kesini gak si ?” kataku kesal .
      “maaf, tadi udah mau kesana, tapi tiba-tiba aja temen-temen pada datang kesini . yah aku jadinya gak enak buat pergi . kamu kesini aja .” katanya tanpa merasa bersalah .
      Cowok brengsek !! umpatku dalam hati .
      “kalau memang gak jadi harusnya jangan bikin orang nungguin begini dong !! dan lagi aku itu cewek ya !! memang kamu gak mikir apa pantas malem-malem begini cewek datang kerumah cowo !”
Langsung kututup telepon tanpa menghiraukan jawaban darinya . aku pulang dan langsung mencoba menutup kenangan dengannya .
      Hari berlalu begitu lambat bagiku, kurasakan kesedihan yang mendalam . tak lama handphone ku berdering . “tan, gimana hubungan lu sama si rival ?” Tanya vera sahabatku .
      “yahh begitulah ..”  aku membalas lesu .
      “lu udah putus sama dia ?”
      “belum ver, yahh kalau memang dia gak berusaha memperbaiki hubungan kita dalam 1 minggu, berarti gue sama dia memang udah putus” aku merasa sedih sekali .
      “pokoknya detik ini juga lu harus putus !!”
      DEGGGG …
Ada apa ini ? serius kayanya ada yg gak beres, dan lagi-lagi jantungku serasa berhenti sejenak . aku pun memutuskan untuk menelepon vera .
      “halo ver, ada apa sebenernya ? “
      “sejujurnya gue juga gak nyangka tan, tp rival SELINGKUH !!” vera memberi  tekanan saat mengatakan kata itu sungguh perih hati ini . “status dia udah pake nama cewe, pm dia, dp dia . nanti deh gue kirimin screanannya .”
      “lu serius ?” aku masih tak percaya, pria yang selama ini aku banggakan, pria yang selama ini aku bela didepan orang tua ku, dan pria yang selama ini menjadi panutan untukku, ternyata tak lebih dari seorang pecundang ! yaAllah maafkan lah dia, sadarkanlah dia . dan sekarang air mataku benar-benar tak bisa ditahan . aku mendekap mulutku sendiri agar tak bersuara .
      “gue serius ! udah jangan galau lu ! gak pantes cowok bgituan jd bikin lu galau .” perintah vera .
      “HEHEHE  yah engga lah, gue kan strong  women” aku tertawa agar vera tak tahu apa yang sedang ku rasa . yah walau pun aku tau, dia pasti benar-benar merasakan apa yang sedang aku rasa .
      “jangan ketawa-ketawa deh ! gue tau apa yang lu rasa !” katanya . tuh kan apa aku bilang, dia pasti tau hfff … dan aku pun hanya bisa membalas dengan tawa lemah . “tenang tan, lupain dia . kita bikin cerita baru oke ?” hiburnya .
      udah hampir 3 bulan sejak kejadian itu, aku telah menemukan pria baru, tapi tetap saja rasanya terlalu sakit jika ingat kenangan dengannya . apa aku masih cinta dia ? tidak !! aku harus benar-benar bisa membersihkan hatiku darinya  .

-SEKIAN-
AFI DIANAWATI
     


     


Komentar

Postingan Populer